Kamis, 12 April 2012

Makalah tentang pembuatan hot spot area serta alat-alatnya

Nama : Nur Rohman
No     : 016
Kelas  : XI tkj


Cara membuat hotspot
1. Untuk bisa menjadikan nokia sebagai access point router kamu harus mendownload dan menginstall aplikasi JOIKUSPOT LIGHT WiFi HotSpot di handphone kamu, aplikasi ini bisa didownload secara gratis di nokia ovi store di sini http://store.ovi.com/content/7499 .
Untuk bisa mendownload dari situs tersebut, kamu harus sudah terdaftar sebagai member, jika belum silahkan mendaftar, lalu login, kemudian pilih tipe handphone sesuai dengan yang kamu gunakan, lalu tekan tombol “Send to mobile” lalu masukkan nomor handphone kamu. nanti akan ada sms link download dari nokia ovi store.
2. Setelah berhasil mendownload, instal aplikasi JOIKUSPOT LIGHT WiFi HotSpot seperti yang biasa kamu lalukan, di instal di memori internal atau eksternal juga boleh.
3. Setelah terinstal buka aplikasi JOIKUSPOT LIGHT tersebut, ketika pertama kali dibuka akan muncul pertanyaan “Allow sharing yout internet connection with external devices?” seperti gambar di bawah ini. Pilih saja yes..
Cara Membuat hotspot dengan Nokia e63 - sebagai access point 
router 6
4. kemudian nanti akan muncul pilihan acces point seperti gambar di bawah ini, pilih salah satu yang biasa kamu gunakan untuk akses internet.

Cara Membuat hotspot dengan Nokia e63 - sebagai access point 
router 6
5. Tunggu proses pembuatan acces point router atau hotspot di nokia e63
Cara Membuat hotspot dengan Nokia e63 - sebagai access point 
router 6
6. Jika tampilan layar sudah berubah seperti gambar di bawah ini berarti pembuatan hotspot atau access point router di nokia e63 sudah berhasil. Dan siap digunakan untuk hotspotan dengan laptop atau perangkat lain yang telah mendukung fitur wifi.
Cara Membuat hotspot dengan Nokia e63 - sebagai access point 
router 6
7. SSID yang akan terdeteksi di laptop atau perangkat lain seperti gambar di bawah ini.
Cara Membuat hotspot dengan Nokia e63 - sebagai access point 
router 7
8. Perlu kamu ketahui, kelemahan pada aplikasi gratisan ini tidak mengizinkan kita untuk merubah SSID dan tidak bisa memberikan password pada hotspot kamu, sehingga perangkat milik siapa saja yang mendeteksi hotspot nokia e63 milikmu akan bisa terhubung dengan leluasa. Jika kamu ingin bisa mengganti SSID dan memberikan password pada hotspot kamu, silahkan beli JOIKUSPOT PREMIUM yang seharga 9 euro.
Cara Membuat hotspot dengan Nokia e63 - sebagai access point 
router 8
Penggunaan nokia E63 sebagai hotspot atau access point router membutuhkan daya yang cukup tinggi, karena harus memancarkan sinyal wifi secara terus menerus jadi wajar saja jika baterainya akan cepat habis, jadi pastikan baterai handphone kamu sudah terisi penuh atau bisa sambil dicharger.

salah satu alat yang cukup praktis untuk digunakan sebagai hotspot gateway.
1. Tentukan konsep hotspot Anda
Konsep hotspot ini merupakan awal yang sangat penting untuk Anda tentukan. Apakah hotspot Anda nantinya akan dapat digunakan secara gratis atau harus membeli voucher tertentu? Anda harus menentukan hal dasar ini terlebih dahulu karena akan menyangkut perencaaan infrastruktur hotspot itu sendiri.
Alternatif yang biasa dipilih adalah memberikan waktu trial khusus secara gratis selama beberapa waktu (satu atau dua bulan pertama). Selanjutnya, pengunjung harus membayar atau membeli voucher sebelum bisa mengakses hotspot Anda. Kadang kala, ada beberapa tempat yang memang sengaja memberikan layanan Wi-Fi hotspot secara gratis. Namun, Anda harus berbelanja (atau memesan makanan) selama mengakses hotspot tersebut.
2. Akses Internet yang cukup cepat
Hal pertama yang harus Anda miliki adalah akses Internet. Akses Internet ini pada umumnya menggunakan layanan broadband dengan kecepatan yang cukup tinggi (128 Kbps atau lebih), tergantung target jumlah pengunjung yang akan mengakses layanan hotspot ini.
3. Membuat hotspot tanpa billing
Bagian ini akan membahas singkat mengenai cara pembuatan hotspot gratis (tanpa sistem billing tertentu).
Secara umum, sistem hotspot gratisan tidaklah berbeda jauh dengan sistem Wi-Fi di rumah yang saat ini mulai banyak digunakan. Anda hanya perlu beberapa alat untuk membuat jaringan seperti ini.
Alat pertama yang harus Anda miliki tentunya adalah modem. Modem ini harus disesuaikan dengan jenis koneksi Internet yang Anda gunakan (ADSL, Cable, dan lainnya).
Selanjutnya, Anda juga harus memiliki sebuah router yang akan berfungsi sebagai gateway. Router inilah yang akan mengatur semua koneksi dari client ke Internet. Sebaiknya, Anda membeli router yang telah dilengkapi dengan fungsi Access Point terintegrasi. Jika Anda membeli router yang tidak memiliki fungsi Access Point, maka Anda juga harus membeli Access Point terpisah.
4. Membuat hotspot dengan billing
Membuat hotspot dengan billing memang lebih rumit dibandingkan dengan tanpa billing. Sistem yang umum digunakan adalah dengan menggunakan voucher generator yang secara otomatis akan dibuat oleh sistem. Hampir semua vendor wireless besar sudah memiliki sistem ini.
Sistem ini umumnya bisa bekerja secara independen. Ia memiliki fungsi router/gateway dan juga Access Point (Anda tetap harus membeli modem). Sistem billing dan voucher generator-nya telah terintegrasi. Biasanya, ia juga memiliki keypad (untuk menentukan jumlah voucher yang dibeli) dan printer (untuk mencetak voucher). Sistem ini hanya perlu dikonfigurasi saat awal via PC, selanjutnya semua operasi sistem bisa bekerja secara independen. PC hanya dibutuhkan untuk melakukan perubahan konfigurasi saja.
5. Konfigurasi akses Internet
Infrastruktur jaringan yang harus dibuat pada dasarnya cukup sederhana. Dasarnya, untuk koneksi ke Internet akan dibutuhkan modem. Dari modem, koneksi akan dimasukkan ke router atau gateway. Selanjutnya, dari router koneksi baru dibagi ke client via koneksi kabel ataupun wireless (via Access Point).
Hampir semua alat sejenis bisa dikonfigurasi via jaringan dari PC client. Syarat utamanya adalah IP dari client harus satu segmen dengan IP dari perangkat yang ingin dikonfigurasi. Anda bisa mencari informasi ini di buku manual perangkat Anda.
Proses konfigurasi awal yang biasanya harus dilakukan adalah melakukan koneksi ke Internet via modem. Salah satu port pada router (port WAN) biasanya harus dihubungkan ke modem. Selanjutnya, proses konfigurasi biasanya dilakukan via interface web based yang disediakan oleh router Anda.
6. Masalah DHCP server
Setelah jaringan sukses terkoneksi, maka Anda harus mengaktifkan DHCP server. DHCP server ini berguna untuk memberikan IP secara otomatis kepada setiap user. Cara ini memudahkan pengunjung untuk mengakses hotspot Anda (khususnya untuk sistem free tanpa login). Namun, cara ini bisa juga memberikan lubang keamanan karena Anda lebih sulit untuk mengendalikan pengunjung yang mengakses hotspot.
Menurut CHIP, jalan terbaik sebenarnya tergantung Anda sendiri. Untuk Anda yang menerapkan sistem free (tanpa voucher), tidak mau repot dengan pengaturan IP, dan tidak keberatan hotspot diakses oleh banyak orang, maka mengaktifkan DHCP adalah jalan terbaik. Batasi jumlah client yang akan diberikan IP oleh DHCP (misal 10 client). Dengan begitu, jumlah pengunjung yang bisa mendapatkan IP hanya maksimal 10 client saja.
Jika Anda mau lebih selektif, maka DHCP boleh dinonaktifkan. Setiap user yang akan mengakses hotspot harus terlebih dahulu meminta informasi alamat IP dari Anda selaku pemilik hotspot.
Bagi Anda yang menerapkan sistem login/voucher, maka DHCP server boleh diaktifkan. Soalnya, user tidak akan bisa mengakses Internet tanpa username dan password yang benar dari voucher, walaupun ia telah mendapatkan IP dari DHCP server.
7. Memantau statistik user
Hal ini hanya perlu dilakukan oleh Anda yang menggunakan sistem login. Masuklah ke router dan cari menu “Account Table” atau sejenisnya. Di sana, Anda bisa menemukan username dan password yang di-generate oleh sistem.
Informasi yang lebih detail seperti lama login, sisa waktu login, dan jumlah uang yang dibayarkan juga bisa dilihat. Pastikan saja bahwa tidak ada kejanggalan di sini. Setiap kejanggalan sebaiknya segera diperiksa lebih detail.
8. Enkripsi yang tepat
Jaringan wireless tanpa enkripsi sangatlah tidak aman. Oleh sebab itu, aktifkan fungsi enkripsi setidaknya WEP 64 atau 128 bit. Perlu diperhatikan bahwa dengan aktifnya enkripsi maka proses zero configuration akan sulit untuk dilakukan. User harus memasukkan enkripsi yang sesuai sebelum bisa login ke dalam hotspot.
9. Client yang ingin mengakses
Tidak semua client memiliki kepandaian yang setara. Apalagi untuk kawasan hotspot yang tidak zero config (membutuhkan pengaturan/konfigurasi tambahan). Oleh karena itu, Anda selaku pemilik hotspot harus bisa menyediakan informasi yang jelas agar user bisa login dengan mudah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar